Sab. Jun 6th, 2026

Pemeriksaan ultrasound adalah salah satu metode yang sering digunakan untuk memeriksa kondisi organ reproduksi wanita, salah satunya adalah ovarium atau indung telur. Namun, dalam beberapa kasus, dokter atau teknisi ultrasound mungkin tidak dapat menemukan ovarium saat melakukan pemeriksaan. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi pasien, apalagi jika pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sebab gangguan kesuburan atau keluhan nyeri perut.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa ovarium kadang-kadang sulit ditemukan pada pemeriksaan ultrasound, faktor yang memengaruhinya, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk memastikan diagnosis yang tepat.

Apa itu Ultrasound dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ultrasound atau USG (ultrasonografi) adalah teknik pencitraan medis yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar organ di dalam tubuh. Pada pemeriksaan panggul, ultrasound dapat digunakan untuk melihat kondisi rahim, ovarium, dan jaringan sekitarnya secara non-invasif dan tanpa radiasi.

Dalam pemeriksaan ovarium, biasanya dilakukan dua metode, yaitu:

  • Transabdominal: probe ultrasound diletakkan di atas perut bagian bawah.
  • Transvaginal: probe dimasukkan ke dalam vagina, memberikan gambar lebih jelas terutama pada ovarium dan rahim.

Mengapa Ovarium Sulit atau Tidak Terlihat Saat Ultrasound?

Ada beberapa alasan mengapa ovarium tidak terlihat atau sulit ditemukan saat pemeriksaan ultrasound, antara lain:

1. Posisi Ovarium yang Tidak Biasa

Ovarium bersifat mobile dan bisa berada dalam posisi yang berbeda-beda pada setiap wanita. Kadang ovarium terletak di belakang usus atau di sudut panggul yang sulit dijangkau oleh gelombang ultrasound, sehingga gambar tidak optimal.

2. Ukuran Ovarium yang Kecil

Pada beberapa kondisi, seperti pada wanita pascamenopause atau yang sedang menjalani terapi tertentu, ukuran ovarium bisa menjadi sangat kecil sehingga sulit untuk diidentifikasi melalui ultrasound.

3. Gangguan pada Usus

Gas di dalam usus dapat menghalangi gelombang ultrasound sehingga ovarium tertutupi dan tidak terlihat. Ini adalah kendala umum terutama pada pemeriksaan transabdominal.

4. Kelainan atau Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi seperti ooforektomi (pengangkatan ovarium), kista besar, atau massa lain di panggul dapat menggantikan atau menggeser posisi ovarium sehingga sulit dikenali pada gambar ultrasound.

5. Teknik Pemeriksaan yang Kurang Optimal

Kualitas alat ultrasound dan pengalaman teknisi juga memengaruhi kemampuan untuk menemukan ovarium. Pemeriksaan yang dilakukan secara terburu-buru atau kurang teliti bisa menyebabkan ovarium terlewatkan.

Bagaimana Cara Menemukan Ovarium Jika Tidak Terlihat pada Ultrasound?

Jika ovarium tidak ditemukan pada pemeriksaan ultrasound pertama, beberapa langkah berikut dapat membantu:

1. Mengulang Pemeriksaan dengan Metode Transvaginal

Transvaginal ultrasound biasanya memberikan gambaran lebih jelas karena probe lebih dekat dengan organ reproduksi. Jika sebelumnya hanya dilakukan pemeriksaan transabdominal, tambahan transvaginal sangat dianjurkan.

2. Mengurangi Gas Usus Sebelum Pemeriksaan

Pasien dapat diminta untuk tidak makan makanan yang menyebabkan produksi gas berlebih sebelum USG atau menggunakan obat pereda gas agar gambar lebih jelas.

3. Meminta Pemeriksaan oleh Dokter atau Teknisi Berpengalaman

Operator yang berpengalaman cenderung lebih teliti dan mampu mencari ovarium pada posisi yang tidak biasa.

4. Pemeriksaan Pelengkap Lainnya

Jika ultrasound tetap tidak dapat menemukan ovarium, dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan dengan CT scan atau MRI yang menawarkan gambar lebih detail dan tidak terganggu oleh gas usus.

Kapan Harus Khawatir Jika Ovarium Tidak Terlihat?

Dalam banyak kasus, ovarium yang tidak terlihat tidak selalu berarti ada masalah serius. Namun, jika disertai gejala seperti nyeri panggul yang berat, pendarahan abnormal, atau gangguan kesuburan, sebaiknya dilakukan evaluasi lebih lanjut.

Selain itu, jika perempuan sudah menjalani operasi pengangkatan ovarium atau memiliki riwayat penyakit tertentu, ketiadaan ovarium pada ultrasound bisa merupakan hal yang normal.

Tips untuk Pasien Agar Pemeriksaan Ultrasound Lebih Optimal

  • Kosongkan kandung kemih sebelum pemeriksaan transvaginal agar organ reproduksi lebih mudah dilihat.

  • Hindari makanan yang bisa menyebabkan gas usus berlebih sebelum USG.

  • Pastikan pemeriksaan dilakukan di fasilitas yang memiliki alat ultrasound modern dan tenaga medis berpengalaman.

  • Berikan informasi lengkap tentang riwayat kesehatan dan keluhan pada dokter agar pemeriksaan fokus pada area yang dicurigai.

Kesimpulan

Ovarium yang tidak terlihat pada pemeriksaan ultrasound bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari posisi ovarium yang berubah-ubah, ukuran yang kecil, gangguan gas usus, hingga kualitas pemeriksaan itu sendiri. Biasanya, pemeriksaan lanjutan dengan metode transvaginal atau pencitraan lain seperti MRI dapat membantu mengatasi masalah ini.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan jika Anda mengalami keluhan atau merasa ada yang tidak beres dengan hasil pemeriksaan ultrasound Anda. Dengan pemeriksaan yang tepat dan penanganan yang sesuai, kondisi ovarium dan kesehatan reproduksi Anda dapat terjaga dengan baik.

FAQ: Pertanyaan Seputar Ovarium yang Sulit Ditemukan pada Ultrasound

Apa penyebab utama ovarium tidak terlihat saat ultrasound?

Posisi ovarium yang berubah-ubah, ukuran kecil, adanya gas usus, ataupun kualitas pemeriksaan yang kurang baik dapat menjadi penyebab utama ovarium sulit ditemukan.

Apakah ketiadaan ovarium pada ultrasound selalu berarti gangguan kesehatan?

Tidak selalu. Kadang ovarium memang sulit terlihat karena posisi atau ukuran, dan pada beberapa kasus ovarium mungkin telah diangkat secara medis.

Bagaimana cara memastikan ovarium ada jika tidak terlihat pada ultrasound?

Dokter biasanya akan menggunakan metode transvaginal ultrasound atau pemeriksaan lain seperti MRI untuk memastikan keberadaan ovarium. Wikipedia Bahasa Indonesia

Apakah pemeriksaan ultrasound transvaginal aman?

Ya, pemeriksaan transvaginal sangat aman dilakukan dan memberikan gambar yang lebih jelas untuk organ reproduksi.

Apa yang harus saya lakukan jika ovarium saya tidak terlihat saat pemeriksaan?

Diskusikan dengan dokter Anda mengenai langkah pemeriksaan lanjutan dan apakah perlu dilakukan prosedur tambahan untuk diagnosis yang lebih akurat.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *